Menjelang pulang mudik di saat lebaran seperti ini, banyak pertanyaan mengenai masalah Overheat. Ya tentu saja banyak sekali orang yang tidak tenang dalam perjalanannya jika di ketahui kendaraannya mempunyai penyakit ini. Seperti diketahui mudik identik dengan kemacetan yang ruuuarrr biasa dan kendaraan dipaksa mempunyai performa prima dalam melalui jalanan yang macet ini.
Overheat adalah penyakit yang sangat di takutkan oleh setiap pemilik kendaraan. Karena efek dari overheat ini bisa jadi sangat fatal akibatnya pada mesin kendaraan.
Penyebab overheat
Overheat bisa terjadi jika cooling system (system pendingin) pada mesin tidak bekerja dengan baik, diantaranya,
-
- Fan radiator dan extra fan yang tidak bekerja semestinya
- Thermostate yang tidak lagi bisa membuka dengan sempurna
- Pompa Air yang sudah udzur
- Supply bahan bakar yang tidak tepat
- Pengapian yang tidak tepat
- Adanya kebocoran pada system pendingin sehingga coolant berkurang (water plug pada blok mesin, pipa-pipa air, radiator dll)
- Radiator yang tersumbat, yang mengakibatkan sirkulasi coolant tidak mulus
- Tutup radiator yang sudah tidak mampu menahan tekanan, dan mengakibatkan coolant selalu berkurang.
- Sirkulasi angin yang tidak lancar terhadap kisi-kisi radiator, biasanya ini terjadi dikarenakan pemasangan lampu tambahan atau accessories lainnya atau karena kisi-kisi radiator kotor.
- Dan masih banyak lagi penyebab lainnya.
Tanda tanda overheat
Bagi pengendara kendaraan yang awam mungkin ciri ciri di bawah ini bisa menjadi acuan tanda-tanda dini deteksi overheat.
- Terjadi ngelitik berkepanjangan saat setelah menempuh perjalanan cukup jauh, sementara tidak terjadi saat mesin masih cukup dingin.
- Tenaga mesin berkurang saat mesin sudah cukup panas
- Temperature gauge menunjukan suhu lebih tinggi dari standarnya, bahkan bisa mencapai garis merah.
Efek overheat
Efek samping dari overheat yang terjadi bias beraneka ragam dari yang ringan ringan saja sampai yang paling parah bisa menyebabkan mesin amburadul.
Efek overheat ini diantaranya dapat menyebabkan,
- Seal-seal bocor, sehingga terjadinya kebocoran oli
- Bercampurnya air dan oli sebabkan oleh lepasnya rekatan packing cylinder head dan biasanya disertai melengkungnya cylinder head.
- Pada keadaan ekstrim overheat bisa menyebabkan juga baretnya cylinder bore dan piston dikarenakan pemuaian yang berlebihan dapat menyebabkan piston dan kawan kawan rusak parah karena piston yang sudah tidak bisa bergerak lagi karena pemuain tadi akan tetapi tetap di tarik oleh putaran crankshaft yang masih bekerja dan akibatnya piston patah dan lepas dari stangnya seperti contoh di bawah ini,
- Beberapa kasus overheat dapat menyebabkan juga jebolnya blok mesin yang di hajar oleh conrod atau stang piston karena masalah diatas. Lihat saja contoh di bawah ini (sengaja foto stang piston yang keluar diperbesar untuk lebih jelas)…..hhhhiiiiiii mengerikan ya……..
- Pemuaian akibat overheat yang parah dapat juga menyebabkan Crankshaft patah, loooohhh kok bisa? Ya karena panas berlebih bisa menyebabkan metal fatig (kelelahan metal) dan akibat dari yang saya sebutkan diatas piston stuck, crankshaft masih berusaha berputar tetapi tidak kuat dan akhirnya kraaakkk patah.
Dan masih banyak lagi efek yang lebih megenaskan dari ini yang tidak akan cukup jika diterangkan disini.
Mencegah overheat
Tentunya kita tidak ingin kejadian-kejadian diatas menimpa kendaraan kita bukan? Nah gimana sih cara penanggulangannya?
Caranya sebenarnya mudah saja, diantaranya….
- Kenalilah gejala-gejala dini overheat seperti disebutkan di atas
- Kenalilah penyebab over heat diatas dan periksalah kondisi system pendingin (cooling system) secara periodik
- Gantilah komponen pendukung cooling system jika sudah melebihi 100ribu km atau paling tidak 5 tahun mana yang tercapai terlebih dahulu. Seperti thermostate, water pump dll
- Jangan anggap enteng berkurangnya coolant pada reservoir dan bahkan radiator
- Biasakan dalam setiap perjalan untuk memonitor panel instrument terutama water temperaturnya
- Konsultasikan pada ahlinya atau bengkel yang anda percaya, jika diperlukan.
Drive safely and have a nice mudik
“Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1427H”
“Mohon Maaf Lahir dan Bathin”
Arul & Keluarga



October 17, 2006 at 6:37 am
om,
yg termasuk dalam kategori
komponen cooling system di
“Gantilah komponen pendukung cooling system jika sudah melebihi 100ribu”
itu apa saja ya?
ditunggu juga artikel gangguan2 mesin/mobil
bg orang awam ya. newbie banget soalnya.
terima kasih atas sharingnya
Cepot Says:
Terima kasih atas atensinya.
Komponen pendukung coooling system seperti di sebutkan dalam artikel tersebut diantaranya adalah,
water pump, thermostate, selang-selang pipa air. Sedangkan Radiator dan coolant harus secara periodik juga di bersihkan dan diganti.
October 17, 2006 at 6:51 am
Hiiiyyyy … besi kok bisa sampe kriting gitu yah …..
(
October 17, 2006 at 6:55 am
Good article.
Bagaimana ciri2 water pump sudah harus diganti ?
Thanks.
October 17, 2006 at 7:30 am
Nambahin,
Kenali betul lokasi tetesan air yang dihasilkan oleh AC mobil anda.
Kalau pada waktu parkir ternyata ada tetesan air jatuh dari tempat selain yang biasanya….WASPADALAH !!! WASPADALAH !!
October 17, 2006 at 7:37 am
Tambahan… gunakanlah coolant berwarna ngejreng (kuning stabilo atau hijau terang) untuk lebih mempermudah pemantauan jika terjadi kebocoran…
Ini hasil pengalaman pribadi yang radiatornya bocor tapi telat ketahuan karena cuman pakai RWW yang warna merahnya nanggung. Untungnya ketahuannya pas belum jauh jalan..
October 17, 2006 at 8:08 am
Kang, ada yang ketinggalan. jangan lupa sering-sering cek yang namanya selang buntu. pernah pada saat manasin mobil dibawah ada tetesan hijau ngejrenk, ternyata selang buntunya retak rambut.
October 18, 2006 at 12:15 am
Kang Arul gambar piston keluar dari blok sepertinya gambarnya The Flash ya?, kalau begitu kesimpulan The Flash jebol di sebabkan Overheat ya kang ?…….
Satu lagi kalau water pump normal ketika sudah mencapai 100.000 km apakah wajib diganti ?, normal dalam artikata revservoir nambahnya normal, indicator juga normal, mesin normal dlsb ……..
Roel Says:
Betul kang, ini sebagai contoh ekstrim agar teman-teman tahu akibat overheat tersebut.
mengenai water pump, ada baiknya memang diganti kang.
October 18, 2006 at 12:57 am
batasan over heat itu di suhu berapa sih kang?

yang namanya ‘over’ berarti melewati suatu titik / angka kuantitatif khan mestinya ya..
sementara indikator temperatur mesin kita ga pernah ada skalanya, kalopun ada skalanya kita gak pernah tau skalanya apakah linear ataukah logaritmik..yang jelas cuman ada tulisan cold dan hot saja..padahal khan mestinya lebih ilmiah dikit kale..karena kita terbiasa dengan besaran kualitatif sementara untuk membahas sesuatu secara eknis / ilmiah kita lebih butuh besaran kuantitatif..
sementara over heat di mesin bensin apakah sama dengan overheat di mesin diesel?
berapakah angka ‘heat’ tersebut?
apakah over(100 derajat celcius)?
ataukah di angka berapa..
mohon pencerahannya ya kang..
thx
-boneng-
Roels Says:
Pertanyaan yang bagus banget kang. Setiap brand kendaraan bisa jadi penunjukan suhunya berbeda, untuk Toyota rata-rata normalnya pada setengah skala full kurang sedikit. lebih dari itu merupakan tanda-tanda tidak normal nah extreemnya jika jarum menunjukan di batas merah. karena itu saya lebih menekankan berhati-hati jika tanda-tanda itu terjadi untuk menghindari kerugian yang lebih parah lagi.
October 18, 2006 at 2:31 am
Informasi yang telah lama di tunggu tunggu akhirnya datang juga.
terima kasih kang cepot,
saya sempat mengalami permasalahan dengan system pendingin, ternyata putaran extra fan nya kurang kenceng,
jadi perhatikan lah putaran fan radiator dan extra fan mobil anda.
October 18, 2006 at 2:59 am
Ini nih yang ditunggu2 ane penjelasannya.
walau sudah dapet in advance hehehe…
Wasapadalah teman2.. waspadalah..
Pengalaman pribadi ane cuma gara selang buntu,
berakhir mendorong dan mencari air di pinggir
tol jam 8 malem… hiks…
Rgds,
Emir.
Roels Says:
Semoga tidak terjadi lagi ya….
November 16, 2006 at 3:52 am
Aq permisi mau mengkopi artikel yg ada dsn coz q lg bth bgt n kl bs aq dcrn artikel ttt pemuaian donk
November 23, 2007 at 4:51 pm
Salam Kenal,
kang Arul mo nanya…
Kalo air di reservoir berkurang,tp ga terlalu banyak, so tiap minggu sekali ngecek buat nambahin..masih normal ga sech?
apa ada indikasi kerusakan di radiator ya?
thx