Tips menghadapi Upper tank radiator bocor
Dalam musim mudik lebaran seperti sekarang ini, Tips berikut ini moga-moga berguna bagi rekan-rekan.
Sebenarnya kejadian ini terjadi setahun lalu di Tol Simatupang saat pulang kerja. Saat itu sedang dalam kecepatan tinggi sekitar 160km/jam dan berada di sebelah kanan jalan, tiba tiba setiap injakan gas walau sedikit terdengar bunyi ngelitik di mesin, namun saat itu temp gauge masih menunjukan temperatur normal.
Pindahkan gigi persneling pada yang lebih rendah pun masih terdengar bunyi ngelitiknya, dan tiba tiba saja mesin Rpm drop karena mesin mati, reflek saja kopling lang sung di tekan dan lampu sign ke kiripun di hidupkan untuk menepi perlahan-lahan dengan bantuan momen lajunya kendaraan.
Saat engine hood di buka……buuuzzzzz…….uap air panas pun keluar, dan ternyata upper tank radiator retak 
Jika mengalami kejadian seperti ini, jangan panik, tunggu beberapa saat untuk memberikan kesempatan mesin agak dingin, sementara itu carilah air untuk mengisi sementara radiator.
Setelah dirasa cukup dingin, bukalah tutup radiator perlahan-lahan dengan bantuan kain lap. Isi radiator dengan air lagi dan pasangkan lagi tutup radiatornya.
Selanjutnya, lepaskan konektor yang menghubungkan temperatur switch yang letaknya pada Corolla dan kebanyakan kendaraan lainnya berada pada inlet water housing, seperti terlihat pada foto dibawah ini.
Tujuannya agar fan radiator dan extra fan hidup terus dan mendinginkan radiator sementara kita menggunakan kendaraan sampai rumah atau bengkel terdekat untuk diperbaiki.
Pastikan juga, saat anda menjalan kan kendaraan dalam keadaan darurat sperti ini, selaluperhatikan temperatur gauge di panel.
Jika perlu berhentilah setiap beberapa lama untuk mengecek isi air radiator dan isikan air kembali jika dirasa kurang.
Usahakan dalam perjalan pergunakan gigi tinggi untuk mendapatkan rpm rendah sehingga mesin tidak menghasilkan panas berlebih.
Setelah sampai di rumah atau bengkel terdekat gantilah upper tank yang rusak dengan upper tank baru sesuai aslinya, dan disarankan jangan mengganti dengan upper tank buatan yang biasanya terbuat dari kuningan. Ini berhubungan dengan safety factor tentunya.
Sebagai informasi saja upper tank Corolla Great atau Allnew maupun Twincam aslinya hanya Rp.175.000 dan bisa dengan mudah kita menggantinya sendiri. Bandingkan dengan menggantinya menggunakan kuningan paling tidak keluar Rp.350.000 dari dompet kita.
Saran saja jika hendak bepergian jauh, sebaiknya siapkan paling tidak 1 galon coolant atau air, untuk jaga-jaga saja.
October 30, 2006 at 1:17 am
Kang, upper tangk ori itu bahannya dari apa ?
kayaknya tunggangan ane juga udah mesti ganti nih……
Roel Says:
Bahannya fiber kang.
November 2, 2006 at 12:06 pm
Kang, kenapa kalau pakai upper tank yg kuningan itu kurang bagus?
salam,
Y.Hadi
Roel Says:
saya lebih memilih faktor safety daripada bilang kurang bagus ya….heuheuheu, kalau kurang bagus rasanya bisa dikatakan kurang bagus di dompet, kurang bagus di pandang atau kurang bagus untuk safety.
November 13, 2007 at 10:53 am
Kang, mohon di share cara mengganti sendiri upper tank radiator.
Thanks
Roni
April 7, 2008 at 10:03 am
Belinya upper tank Twincam dimana yach..?
Thanks
Raihan
Roel Says:
Banyak di setiap toko part toyota pasti sedia harganya sekitar 175Ribu asli tapi tanpa sablom ND, yang ada mark ND nya lebih mahal.
October 22, 2008 at 11:34 am
OOT..Punten mau nanya..
Selamat pagi Kang Aroel..saya selalu buka wordpressnya kang Aroel, jadi banyak nambah ilmu,..Kalo saja rumah saya di sputaran Jakarta pengen juga old corolla saya dirawat sama Kang Aroel,..menurut Kang Aroel shock absorber yang cocok untuk twin cam merk dan type apa?..
Roel says:
Untuk S/A depan saya sarankan pake asli Toyota kaena bentuknya cartridge, sedangkan belakan bisa menggunakan Kayaba kang.
Memangnya tinggal dimana kang Khendil (sorry lihat emailnya aja)
May 24, 2009 at 12:16 am
Aa Roel, mau tanya untuk Corolla Twincam Liftback, kalau air radiator itu sering habis (satu hari digunakan) itu kira-kira bocornya dmn ya? Terus saat mesin panas, air radiator yang ada di tanki cadangan juga ikut mendidih kenapa ya? Apa radiator fannya sudah lemah? Trims.
Roel says:
kalo membaca ceritanya, berarti enggak ada kebocoran, yang ada justru overheat di system pendingin yang mengakibatkan air meluap keluar. Hal ini bisa terjadi karena Fan yang sudah kurang baik, atau bisa juga karena thermostat yang tidak mau membuka sempurna, atau malah radiator ada yang tersumbat.
Pompa air yang sudah mulai tidak bekerja baik pun bisa mempengaruhi hal ini.