Mengurangi bobot flywheel sering kali dilakukan, dengan tujuan menambah akselerasi.  Mengurangi berat flywheel harus dilakukan dengan hati-hati dan perhitungan yang matang dan dilakukan oleh ahli bubut yang berpengalaman. Pada kasus permukaan flywheel yang aus atau habis dikarenakan gesekan dengan plat kopling dalam jangka waktu lama, tidaklah di rekomen untuk dilakukan pembubutan untuk mengembalikan seperti semula. Karena seperti diketahui permukaan flywheel yang bersentuhan dengan plat kopling mempunyai kandungan pengeras (hardener) untuk lebih menguatkan permukaan itu dari metal fatigue. Usahakan saat penggantian plat kopling set, teliti dengan seksama keadaan permukaan itu. Jika diyakini sudah aus sebaiknya gantilah flywheel dengan yang baru. Jika tidak, penggantian plat kopling set akan sia-sia karena transfer daya dari mesin ke roda tidak akan sempurna, disamping akan terjadinya getaran saat akan berakselerasi. 

Kembali pada pengurangan bobot flywheel, seperti diterangkan diatas pembubutan dilakukan bukan pada permukaan yang berhubungan dengan plat kopling,

flywheel.jpg 

tetapi pada permukaan di sebaliknya, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

  lightened flywheel Usahakan pengurangan bobot dilakukan mendekati diameter lingkar dalam dari flywheel. Ingat momen inersia dari flywheel berada di ujungnya. Pengurangan bobot sekitar 10% untuk keperluan sehari-hari sudahlah cukup, lain halnya untuk keperluan race. 

Note: Technical info ini hanya sekedar share ilmu pengetahuan saja, semua resiko dari modifikasi yang di lakukan menjadi tanggung jawab anda sendiri.

Brought to you by

Cepot

—Dilarang mengambil, mengutip sebagian atau seluruh isi situs ini tanpa izin penulis—