Punya mobil memang asyik, apalagi jika tidak pernah rewel. Yang enggak asyiknya kalo kita mendapati si mobil mesinnya bermasalah. Bagi sebagian orang gampang saja tinggal telp bengkel resmi dan dilayanan ditempat sendiri sampai tuntas, Tapi bagi sebagian orang sangat menghindari BERES alias bengkel resmi ini karena biaya yang di keluarkan………………hhhmmmmm. 

Kiat apa sih yang harus diperhatikan saat ke bengkel alternatif?.

Bagi yang mempunyai kendaraan yang sudah injection, jika mempunyai keluhan di seputar mesin sebaiknya sangat memperhatikan si mekanik yang menangani kendaraan anda. Apakah pengecekan dilakukan dengan baik dan benar? Artinya dengan alat-alat/tools yang sesuai peruntukannya misalnya multitester, Engine Analizer, logic probe dll.

engine.jpg

Jika kondisi diatas yang anda lihat, kemungkinan besar anda memang memilih bengkel yang tepat. Tetapi jika melihat penanganan saat troubleshooting menggunakan test pen atau malah dengan coba dengan jumper dalam mengecek Sensor-sensor , maka sebaiknya anda berikan isyarat ”Stop” atau yang lebih sopan dengan isyarat ”sebentar” dan tanyakan bisakah menggunakan Multimeter dalam melakukan pengecekan, jika tidak sebaiknya segera tinggalkan bengkel tersebut dan carilah yang lebih baik.

Pengecekan mesin dengan memakai test pen atau jumper bisa menyebabkan kerusakan yang fatal. Salah satu contoh dibawah ini adalah hasil kesalahan yang dilakukan bengkel ”antah berantah” karena menggunakan test pen saat mengukur salah satu sensor sebagai suspect dari analisanya dan menyebabkan ECU hangus terbakar.

ecuhangusmall.jpg 

Saran:  

Carilah info bengkel yang baik terutama di antara route setiap hari anda lalui, jika memungkinkan catatlah no telponnya. Jika sewaktu-waktu diperlukan  anda sudah siap dan tenang.

—Dilarang mengambil, mengutip sebagian atau seluruh isi situs ini tanpa izin penulis—