Corolla GTi memang banyak dicari kawula muda penggemar Corolla, sayangnya populasi yang hanya sedikit dan umur yang semakin tua dibandingkan dengan saudaranya Corolla Twincam, banyak part yang susah sekali dicari sekarang ini. seperti halnya Water pump.

Walaupun sebenarnya banyak dijual part after marketnya seperti ASCO ataupun GMB tetapi mereka hanya menjual bagian depannya saja. Sementara karena usia, biasanya bagian belakang water pump ini sudah mulai keropos termakan usia, apalagi jika tidak pernah menggunakan Coolant.

Namun jangan panik jika Corolla GTi teman-teman mengalami hal ini, karena ada solusinya yaitu dengan mengganti bagian belakang Water pump dengan miliknya Corolla twincam.

Pada gambar di bawah ini, bisa dilihat, perbedaan Water pump Corolla GTi (kiri) dan Corolla Twincam (kanan) untuk bagian depannya. Bagian depannya ini memang berbeda satu sama lain dan tidak bisa saling menggantikan.

WP GTi

(more…)

Advertisements

Kerja VVT atau variable Valve Timing pada toyota VVTi merupakan bagian penting dalam hal performance mesin. Karena itu ada baiknya kita pun selalu menjaga agar kerja VVT tetap baik.

VVT ini diaktifkan oleh Oil Control Valve atau disebut juga OCV, oli yang masuk ke dalam system VVT ini sebelumnya difilter terlebih dahulu oleh Filter OCV. Jika filter ini kotor atau tersumbat bisa jadi tekanan untuk memajukan dan memundurkan timing camshaft pun terganggu.

Nah sebagai kelanjutan dari keluhan teman pengguna Vios sebelumnya, lihat linknd8

akhirnya diputuskan untuk mengecek Filter OCV nya.letak filter nya agak tersembunyi karena terhalang oleh Alternator. Oleh karena itu Alternator harus dilepas terlebih dahulu. Pada gambar dibawah ini terlihat letak Filter OCV (tanda panah)

Filter 01

(more…)

Kemarin ada seorang teman pengguna Vios, ceritanya curhat mengenai Viosnya, katanya kenapa kok sekarang jadi boros dan tenaganya serasa kurang dari sebelumnya. Sudah coba ditune-up dibeberapa tempat tapi tetap aja boros.

Setelah di cek, ternyata memang tidak ada kelainan apa-apa . Tapi untuk memastikan dicoba cek pompa dan filter bensinnya. Weiiit…..ternyata filter bensin Vios lain dari biasanya, dia berada dan bersatu dengan pompa bensinnya (sama dengan Avanza kalo enggak salah)

Setelah dibongkar ternyata memang benar, kotoran yang keluar coklat….maksudnya lumpur berwarna coklat….bukan coklat group band ya…xixixixi

Loh apa hubungannya filter bensin sama boros dan tenaga loyo? begini, saat filter bensin kotor maka aliran bensin dari pompa pun akan tersendat, akibatnya tekanan pada fuel rail juga berkurang yang mengakibatkan semprotan injektor tidak mist lagi, kalo orang bilang sih jadinya seperti kencing gitu deh. Jadi otomatis tenaga kurang, boros iya.

Untuk memudahkan teman-teman untuk mengecek atau mau mengganti fuel filter sendiri disini saya kasih tips nya,

pertama lepaskan kutub negative accu, selanjutnya buka jok belakang dengan menarik keatas sisi kiri dan juga sisi kanannya, lalu buka tutup fuel pump dan lepaskan socket Fuel pump dan fuel sender gauge.

01

(more…)

Power steering (P/S) sebagai piranti kenyamanan berkendara, tentunya perlu pemeliharaan berkala setidaknya setahun sekali oli power steering harus diganti. Penggantian oli ini P/S disebut sebagai kuras oli Power steering.
Namun banyak yang belum paham tentang kuras oli P/S ini, pengertian kuras disini bukan hanya mengganti olinya saja dengan yang baru, tetapi juga harus memastikan bahwa seluruh system P/S bersih.

Pada P/S tentunya ada reservoir atau bak penampung oli P/S, didalam reservoir ini biasanya terdapat kasa filter, yang gunanya untuk menyaring kotoran. Nah jika kotoran sudah banyak menumpuk disini dan tidak dibersihkan akan percuma saja mengganti oli dengan yang baru.
Untuk menguras oli P/S dengan baik dan benar sebenarnya mudah saja, caranya yaitu,

  1. Buanglah oli yang ada dalam reservoir P/S pump menggunakan selang kecil sampai habis.
  2. Lihat kedalam lubang pengisian oli apakah banyak kotoran yang terperangkap disitu, jika tidak, proses pengurasan bisa langsung dilakukan dengan membuka selang P/S balik (bukan selang Pressure) yang menuju P/S pump dan simpanlah bak penampung oli di bawahnya.
  3. Gerakan steer kekiri dan kanan sampai mentok beberapa kali sehingga oli P/S tidak lagi keluar dari selang balik.
  4. Pasangkan kembali selang balik P/S dan isi reservoir dengan Oli P/S yang sesuai.
  5. Hidupkan mesin, satu orang didalam menggerakan steer ke kiri dan kekanan berulang-ulang dan seorang lagi mengisi Oli sampai level yang ditentukan. Dab biarkan beberapa saat agar oli bersirkulasi.
  6. Matikan mesin, keluarkan oli dari reservoir memakai selang.
  7. Lepaskan lagi selang balik dari P/S pump. Dan ulangi langkah #3.
  8. hal ini bisa dilakukan satu atau dua kali. Jika yakin sudah bersih, lakukan langkah #4 dan #5.

(more…)